
Malang – Kualitas pendidikan bukanlah sebuah titik akhir, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan komitmen, evaluasi berkelanjutan, dan yang paling penting: kerja sama. Di tengah dinamika standar pendidikan nasional yang terus berkembang, Yayasan Badan Pendidikan Kristen-Greja Kristen Jawi Wetan (YBPK GKJW) kembali mengambil langkah proaktif yang inspiratif. Melalui semangat kebersamaan yang inklusif, puluhan sekolah di bawah naungan yayasan ini saling bergandengan tangan mempersiapkan akreditasi untuk periode tahun 2026 dan 2027.
Langkah konkret ini diwujudkan melalui sebuah wadah kolaboratif bertajuk Bimbingan Teknis (Bimtek) Persiapan Akreditasi, yang telah sukses diselenggarakan pada hari Sabtu, 18 April 2026, bertempat di Pendopo Balewiyata, Malang. Kegiatan ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan sebuah manifestasi dari kepedulian kolektif untuk memastikan bahwa setiap peserta didik mendapatkan layanan pendidikan yang maksimal dan teruji kualitasnya.
Perjalanan menuju penyelenggaraan Bimtek ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya komunikasi dan sinergi antar-pengurus cabang. Mengoordinasikan puluhan sekolah yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Timur tentu bukan hal yang mudah.
Pada tahap awal pendaftaran, dari data 38 sekolah yang masuk dalam daftar sasaran akreditasi, baru sekitar 16 sekolah yang mengonfirmasi kesediaan mereka untuk hadir. Di sinilah letak kekuatan komunikasi kelembagaan yang persuasif dan sopan. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh kekeluargaan, panitia dan pengurus cabang saling mengingatkan akan pentingnya momentum ini. Pesan-pesan yang disampaikan tidak bersifat memerintah, melainkan mengajak semua pihak untuk menumbuhkan kepedulian dan keseriusan bersama demi kemajuan unit sekolah masing-masing.
Hasil dari pendekatan inklusif ini sangat positif. Memasuki batas akhir pengisian formulir pendaftaran pada pertengahan April, kesadaran kolektif itu membuahkan hasil yang menggembirakan. Dari total penyesuaian 40 kepala sekolah yang ditargetkan, sebanyak 31 Kepala Sekolah akhirnya menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi dan hadir langsung di Malang. Peningkatan angka partisipasi ini adalah bukti nyata bahwa ketika diundang dengan semangat gotong royong, para tenaga pendidik selalu siap memberikan dedikasi terbaiknya.
Ruang lingkup pengabdian YBPK GKJW di bidang pendidikan terentang luas, menyentuh berbagai jenjang dan wilayah. Proses persiapan akreditasi ini mencakup sekolah-sekolah yang berada di fase evaluasi pada tahun 2026 dan 2027, merepresentasikan komitmen pendidikan yang holistik dari tingkat Kelompok Bermain (KB) hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK).
Untuk sasaran akreditasi di tahun 2026, sinergi persiapan melibatkan belasan institusi yang siap dinilai mutunya, antara lain:
Jenjang Usia Dini dan Taman Kanak-Kanak: TK Tabitha Tunjungrejo (Desember 2026), TK Tabita Purwosari, KB Joy Kids (Desember 2026), TK Ester Ponorogo, TK YBPK Suwaru (Desember 2026), TK YBPK Tempursari (Desember 2026), dan TK Ellisabeth Rejoagung.
Jenjang Pendidikan Dasar: SD YBPK Sambirejo (Desember 2026), SD YBPK Tempursari, dan SD BPK 3 Wiyung.
Jenjang Menengah Pertama: SMP Kristen YBPK Tunjungrejo (April/Mei 2026), SMP Kristen YBPK Peniwen (Desember 2026), SMP Kristen YBPK 1 Surabaya (Desember 2026), dan SMPK YBPK Mojowarno.
Sementara itu, untuk tahun 2027, tongkat estafet persiapan dilanjutkan oleh barisan sekolah berikut:
Jenjang Usia Dini dan Taman Kanak-Kanak: TK YBPK Sidorejo Cabang Purwoharjo, TK Wiyatabhakti, KB Bintang Kejora Suwaru, TK YBPK Cabang Ranurejo, TK Kristen Immanuel, TK Inklusif YBPK Kediri, TK Amarilys YBPK Mojokerto, dan TB Lily YBPK Mojokerto.
Jenjang Pendidikan Dasar: SDK YBPK Purworejo, SD YBPK Semampir, SD Kr. YBPK Ngaglik, dan SD Kristen YBPK (September 2027).
Jenjang Menengah Pertama: SMP YBPK 4 Wiyung, SMP YBPK Kediri (November 2027), dan SMP Kristen YBPK Sidorejo.
Jenjang Menengah Atas dan Kejuruan: SMA Kristen YBPK Sitiarjo (November 2027), SMKS Kristen YBPK Pare (Desember 2027), dan SMA YBPK Surabaya (November 2027).
Daftar panjang ini menegaskan besarnya tanggung jawab yayasan. Namun, dengan pembekalan yang diberikan pada Bimtek 18 April lalu, beban tersebut kini dipikul bersama. Para kepala sekolah telah dibekali dengan instrumen, wawasan, dan strategi penyusunan dokumen akreditasi yang mutakhir.
Puncak dari rangkaian persiapan awal ini bermuara pada rasa syukur. Acara Bimtek di Pendopo Balewiyata Malang berjalan dengan sangat lancar dan penuh kehangatan. Tidak ada sekat antar-peserta; semua yang hadir menyatukan visi bahwa akreditasi adalah cara institusi untuk “bercermin” dan terus memperbaiki diri demi anak bangsa.
Penutupan acara tersebut diiringi dengan doa dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu. Doa agar perjalanan pulang para peserta menuju tempat tugas masing-masing senantiasa diberikan keselamatan menjadi penutup yang manis, mencerminkan nilai-nilai kasih yang dipegang teguh oleh yayasan.
Kini, tugas belum selesai. Pasca-Bimtek, dukungan dari para Pengurus Cabang di setiap daerah menjadi kunci. Pendampingan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar ilmu yang didapat selama di Malang dapat segera diimplementasikan dalam bentuk pemenuhan standar di unit sekolah masing-masing.
Semoga semangat kebersamaan ini terus menyala. Dengan persiapan yang maksimal, sinergi yang inklusif, dan doa yang tulus, kita optimis bahwa sekolah-sekolah di bawah naungan YBPK GKJW akan meraih hasil akreditasi yang gemilang di tahun 2026 dan 2027. Pada akhirnya, semua jerih payah ini akan bermuara pada satu tujuan mulia: mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Tuhan memberkati setiap langkah dan pelayanan pendidikan kita.