
Kompetisi Matematika tingkat SMA yang diselenggarakan oleh Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) kembali menjadi sorotan, khususnya bagi para pelajar di Jawa Timur. Salah satu ajang bergengsi yang tengah ramai diperbincangkan adalah Mathematic Education Competition (MEC), yang pada tahun 2025 mengusung tema “Mathcraft: Merakit Media, Taklukkan Matematika!” Tema ini menantang para peserta untuk menciptakan media pembelajaran matematika yang kreatif dan inovatif, serta mengaplikasikan pengetahuan matematika dalam bentuk yang lebih interaktif dan menarik.
Di tengah hiruk-pikuk persiapan kompetisi ini, tim THE HELLENISTIC dari SMA Kristen YBPK Sitiarjo berhasil menorehkan prestasi yang luar biasa dengan masuk dalam lima besar. Prestasi ini bukan hanya mencerminkan kemampuan akademis para siswa, tetapi juga kerja keras, ketekunan, dan semangat juang yang tinggi. Tim THE HELLENISTIC berhasil membuktikan bahwa siswa-siswi dari YBPK-GKJW dapat diandalkan dalam meraih prestasi, sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah YBPK lainnya untuk terus berkembang dan bersaing di ajang kompetisi tingkat tinggi.
Kompetisi matematika yang diselenggarakan oleh Unikama ini tidak hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga bertujuan untuk mengubah paradigma siswa terhadap matematika. Dalam edisi terbaru, MEC 2025 mengambil tema “Mathcraft: Merakit Media, Taklukkan Matematika!”, yang menantang para peserta untuk menciptakan karya media pembelajaran matematika yang tidak hanya edukatif, tetapi juga kreatif dan manipulatif. Kompetisi ini berfokus pada pengembangan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika melalui media yang dapat digunakan dan dimainkan, yang menjadikan matematika lebih hidup dan menarik.
SMA Kristen YBPK Sitiarjo, melalui tim THE HELLENISTIC, berpartisipasi dengan semangat tinggi, siap menunjukkan bahwa matematika lebih dari sekadar angka dan rumus—matematika adalah sarana untuk menciptakan inovasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
MEC merupakan salah satu kompetisi matematika yang memiliki gengsi tinggi di tingkat SMA se-Malang Raya dan bahkan Jawa Timur. Sebelumnya dikenal dengan nama Olimpiade Matematika Kanjuruhan (OMIKA), kompetisi ini telah dikenal luas di kalangan siswa dan sekolah-sekolah di seluruh Jawa Timur. Keberlanjutan dan kualitas penyelenggaraan yang konsisten menjadikannya sebagai ajang yang sangat dihormati, tidak hanya karena tantangannya yang berat, tetapi juga karena pengakuan yang diberikan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi Jawa Timur.
Pada tahun 2018, OMIKA bahkan mencatatkan prestise tambahan dengan dukungan dari Gubernur Jawa Timur yang turut memberikan penghargaan bagi pemenang kompetisi. Ini menunjukkan bahwa OMIKA—dan kini MEC—memiliki posisi penting dalam dunia pendidikan matematika di provinsi tersebut. Dengan tema yang selalu relevan dan berfokus pada pengembangan kreativitas siswa, MEC telah berhasil memperluas pengaruhnya, menjadikannya kompetisi yang sangat dinantikan setiap tahunnya. Tak heran jika prestasi di MEC menjadi kebanggaan yang membanggakan bagi setiap peserta, dan sekolah yang berhasil meraihnya akan memperoleh pengakuan tinggi di kalangan pendidikan di Jawa Timur.
Prestasi tim THE HELLENISTIC tidak datang begitu saja. Para siswa dari SMA Kristen YBPK Sitiarjo menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi selama proses persiapan. Tim ini berlatih secara intensif, menggali setiap aspek matematika yang relevan dengan tema kompetisi, dan mengembangkan kemampuan mereka dalam berkolaborasi. Dengan bimbingan yang kuat dari para guru, mereka tidak hanya mempelajari teori matematika, tetapi juga berlatih dalam mengaplikasikan konsep-konsep matematika untuk menciptakan media pembelajaran yang kreatif.
Dari babak penyisihan online yang diikuti oleh peserta dari seluruh Jawa Timur, hingga babak semifinal dan final yang dilaksanakan secara tatap muka, tim THE HELLENISTIC terus menunjukkan kualitas dan integritas mereka dalam setiap tantangan. Keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa kerja keras, kolaborasi, dan semangat pantang menyerah dapat membawa hasil yang luar biasa.
Tema “Mathcraft: Merakit Media, Taklukkan Matematika!” pada MEC 2025 membuka kesempatan bagi para siswa untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam menciptakan alat atau media pembelajaran yang bukan hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga bisa memberikan pengalaman belajar matematika yang menyenangkan dan interaktif. Dengan demikian, kompetisi ini mengajak peserta untuk berpikir di luar batasan tradisional, menciptakan sesuatu yang baru dan orisinal.
Tim THE HELLENISTIC dari SMA Kristen YBPK Sitiarjo melihat kesempatan ini sebagai panggung untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengintegrasikan matematika dan kreativitas. Mereka menyadari bahwa keberhasilan dalam kompetisi ini tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis matematika, tetapi juga kemampuan untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam merancang solusi yang praktis dan aplikatif.
Keberhasilan tim THE HELLENISTIC tidak hanya membanggakan bagi SMA Kristen YBPK Sitiarjo, tetapi juga memberikan motivasi yang kuat bagi sekolah-sekolah YBPK lainnya. Prestasi mereka menunjukkan bahwa siswa-siswi YBPK-GKJW memiliki potensi besar untuk bersaing di ajang kompetisi bergengsi dan meraih prestasi yang membanggakan.
Keberhasilan ini juga mengirimkan pesan penting bahwa pendidikan matematika di YBPK tidak hanya mengedepankan aspek akademis, tetapi juga kreativitas dan inovasi. Hal ini sejalan dengan visi dan misi YBPK dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berpikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan masalah.
Tim THE HELLENISTIC telah menunjukkan kepada kita semua bahwa dengan kerja keras, kolaborasi yang baik, dan semangat untuk terus berinovasi, tidak ada yang tidak mungkin. Mereka adalah contoh nyata bahwa siswa-siswi dari YBPK bisa diandalkan untuk meraih prestasi, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat provinsi dan bahkan lebih luas lagi.
Pendidikan matematika di Indonesia sering kali dipandang sebagai mata pelajaran yang sulit dan menakutkan bagi banyak siswa. Namun, kompetisi seperti MEC 2025 yang mengusung tema “Mathcraft” dapat menjadi cara efektif untuk merubah pandangan tersebut. Dengan mendorong siswa untuk merakit media pembelajaran yang kreatif dan menarik, mereka tidak hanya belajar matematika secara teoritis, tetapi juga menerapkan pengetahuan mereka untuk menciptakan solusi nyata.
Tim THE HELLENISTIC dari SMA Kristen YBPK Sitiarjo telah membuktikan bahwa matematika bukan hanya tentang hitung-hitungan, tetapi tentang bagaimana menerapkan konsep-konsep matematika untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Mereka telah menunjukkan bahwa dengan kreativitas, matematika bisa menjadi lebih menyenangkan, lebih aplikatif, dan lebih berguna.
Keberhasilan tim THE HELLENISTIC dalam Mathematic Education Competition (MEC) 2025 adalah bukti nyata dari kerja keras, semangat, dan dedikasi para siswa SMA Kristen YBPK Sitiarjo. Prestasi mereka tidak hanya mengangkat nama sekolah, tetapi juga memberikan inspirasi bagi seluruh siswa YBPK lainnya untuk terus berjuang dan meraih prestasi di berbagai bidang, termasuk matematika.
Dengan tema “Mathcraft: Merakit Media, Taklukkan Matematika!” yang diusung oleh MEC 2025, SMA Kristen YBPK Sitiarjo kini siap kembali mengukir prestasi baru dan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah YBPK lainnya. Tim THE HELLENISTIC adalah simbol dari semangat juang, kreativitas, dan inovasi yang harus terus dipupuk untuk membangun generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kreatif dan siap menghadapi tantangan dunia.
Semangat mereka menunjukkan bahwa siswa-siswi YBPK-GKJW memang memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya mampu menguasai teori matematika, tetapi juga menciptakan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Prestasi ini adalah awal dari perjalanan panjang yang akan terus menginspirasi dan memotivasi generasi berikutnya.