cropped-cropped-logo-ybpk.png
Loading ...

Penuh Keceriaan dan Semangat, TK Aghia Wacana Dlanggu Segaran Memeriahkan Ibadah Hari Raya Persembahan di GKJW Segaran Mojokerto

Penuh Keceriaan dan Semangat, TK Aghia Wacana Dlanggu Segaran Memeriahkan Ibadah Hari Raya Persembahan di GKJW Segaran Mojokerto

Dok. Multimedia GKJW Segaran Dlanggu-Mojokerto

Pada hari Minggu, 12 Oktober 2025, TK Aghia Wacana Dlanggu Segaran, Mojokerto, turut serta memeriahkan ibadah Hari Raya Persembahan (Undhuh-undhuh) yang ke-2 di Greja Kristen Jawa Wetan (GKJW) Segaran Mojokerto. Ibadah ini, yang dilayani oleh Bapak Pdt. Krisna Yoga Pradigdya, S.Si (Teol), membawa nuansa keceriaan yang luar biasa, terutama dari anak-anak dan guru-guru TK Aghia Wacana. Acara ini tidak hanya meriah, namun juga menyampaikan pesan spiritual yang dalam, yang bisa memberikan inspirasi dan motivasi bagi sekolah-sekolah lain di bawah naungan YBPK-GKJW.

Keceriaan Anak-Anak dan Guru dengan Busana Jawa yang Menawan

Salah satu daya tarik utama dalam ibadah Hari Raya Persembahan ini adalah penampilan anak-anak TK Aghia Wacana yang mengenakan pakaian adat Jawa. Anak-anak ini mengenakan pakaian tradisional Jawa, dengan atasan berupa baju lengan panjang berwarna coklat tua. Untuk anak perempuan, atasan mereka menyerupai kebaya sederhana, sementara anak laki-laki mengenakan surjan atau beskap gaya anak-anak, pakaian yang menggambarkan budaya Jawa yang kental. Bawahan yang dikenakan adalah kain jarik batik yang dililitkan, dengan motif garis diagonal klasik yang berwarna gelap, kemungkinan besar merupakan variasi dari motif parang.

Tidak hanya anak-anak, guru-guru TK Aghia Wacana juga tampil kompak mengenakan pakaian tradisional Jawa, yaitu kebaya berlengan panjang berwarna hijau gelap dan kain jarik batik. Penampilan mereka menambah kehangatan dan semangat dalam suasana ibadah, membawa nuansa khas Jawa yang mendalam dan menghidupkan suasana kebersamaan dalam kegiatan ibadah tersebut.

Persembahan Gerak dan Lagu “Srengenge Nyunar” yang Menginspirasi

Dengan semangat penuh kegembiraan, anak-anak dan guru-guru bersama-sama mempersembahkan gerak dan nyanyian lagu “Srengenge Nyunar”. Lagu ini menggambarkan sinar matahari yang bersinar dengan mulia, melambangkan kehadiran Tuhan yang memberikan berkat dan cahaya-Nya dalam kehidupan. Berikut adalah bagian dari lirik lagu yang mereka nyanyikan:

“Srengenge nyunar kanthi mulya, Anggine midid klawan rena, Manuke ngoceh ana ing wit-witan, Kewane nyenggut ana ing pasuketan”

Dalam lirik tersebut, terdapat pesan untuk senantiasa memuji Tuhan, baik dalam keadaan baik maupun buruk, sebagai ungkapan syukur dan pengakuan atas berkat-Nya. “Kabeh podo muji Allah kang mulya” yang artinya semua memuji Allah yang mulia, menjadi inti pesan dari lagu ini. Melalui lagu ini, anak-anak diajarkan untuk bersyukur atas berkat kehidupan dan selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah mereka.

Bagi anak-anak TK Aghia Wacana, mengikuti kegiatan ini adalah kesempatan berharga untuk belajar dan berlatih bersama dalam semangat kebersamaan dan kebudayaan. Selain itu, mereka juga diajarkan untuk menjadi anak yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki rasa syukur dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dok. Multimedia GKJW Segaran Dlanggu-Mojokerto
Dok. Multimedia GKJW Segaran Dlanggu-Mojokerto

Ibadah Hari Raya Persembahan: Mencerminkan Berkat Tuhan dalam Setiap Kondisi

Ibadah yang berlangsung dengan penuh hikmat ini mengusung tema berkat Tuhan yang hadir di tengah kehidupan kita, baik dalam kondisi baik maupun buruk. Khotbah yang disampaikan oleh Bapak Pdt. Krisna Yoga Pradigdya, S.Si (Teol) mengajak jemaat untuk selalu peka terhadap berkat Tuhan yang datang dalam berbagai bentuk, baik dalam kebahagiaan maupun kesulitan hidup. Dalam khotbahnya, beliau mengajak jemaat untuk melihat setiap kejadian dalam hidup sebagai bagian dari berkat Tuhan yang harus disyukuri.

Beliau berbagi pengalaman pribadi mengenai kesalahan yang ia lakukan dalam menginformasikan agenda kegiatan, namun justru dari kesalahan tersebut ia menyadari pentingnya kehati-hatian dan kebersamaan. “Berkat Tuhan itu bisa kita lihat melalui hal yang buruk atau tidak. Kita harus peka terhadap berkat Tuhan yang hadir dalam hidup kita”, ujarnya.

Melalui khotbah ini, jemaat diingatkan bahwa Tuhan tidak hanya memberikan berkat dalam keadaan yang baik, tetapi juga memberikan hikmat dan pengajaran melalui peristiwa-peristiwa yang kita anggap buruk. Sebagai bagian dari keluarga besar GKJW Segaran, para guru dan siswa TK Aghia Wacana belajar untuk melihat segala hal sebagai kesempatan untuk berkembang dan bersyukur.

Baca Juga  Membangun Kesehatan dan Pembelajaran Sejak Dini di YBPK: Dua Kegiatan Berbeda dengan Dampak Besar

TK Aghia Wacana dan Peranannya dalam Ibadah

Sebagai bagian dari GKJW Segaran, TK Aghia Wacana memiliki peran penting dalam memeriahkan berbagai kegiatan gereja, salah satunya adalah ibadah Hari Raya Persembahan ini. Kehadiran mereka dalam acara ini menunjukkan betapa eratnya hubungan antara gereja dan lembaga pendidikan di bawah naungan YBPK-GKJW.

Dengan adanya partisipasi aktif dari TK Aghia Wacana, diharapkan warga gereja yang memiliki anak usia TK dapat mempertimbangkan untuk menyekolahkan anak-anak mereka di TK Aghia Wacana. Sebagai lembaga pendidikan, TK Aghia Wacana tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan rasa syukur melalui kegiatan-kegiatan seperti ini.

Penyemangat bagi Sekolah Lain

Kegiatan yang dilakukan oleh TK Aghia Wacana ini menjadi contoh yang menginspirasi bagi sekolah-sekolah lain, terutama yang berada di bawah naungan YBPK-GKJW. Melalui keterlibatan dalam kegiatan gereja, siswa-siswi dan guru-guru tidak hanya mengembangkan pengetahuan akademis, tetapi juga memperdalam iman dan memperkuat hubungan sosial mereka dengan sesama. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dari integrasi antara pendidikan dan spiritualitas, yang dapat dijadikan contoh bagi sekolah-sekolah lain.

Keikutsertaan TK Aghia Wacana dalam ibadah ini juga membuktikan bahwa pendidikan anak usia dini bukan hanya tentang keterampilan akademik, tetapi juga tentang pembelajaran moral, nilai-nilai agama, dan budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai generasi penerus bangsa, anak-anak yang terdidik dengan nilai-nilai positif ini akan tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas tetapi juga penuh kasih dan peduli terhadap sesama.

Kesimpulan: Ibadah yang Menginspirasi

Ibadah Hari Raya Persembahan yang diadakan di GKJW Segaran Mojokerto menjadi momen yang luar biasa bagi semua pihak yang terlibat. TK Aghia Wacana, dengan semangat ceria dan penuh kasih, memberikan contoh nyata tentang bagaimana pendidikan dan iman dapat berjalan beriringan. Melalui perayaan yang penuh keceriaan ini, diharapkan semakin banyak sekolah di bawah naungan YBPK-GKJW yang mengikuti jejak positif ini, membawa nilai-nilai agama dan budaya yang kuat ke dalam setiap kegiatan pembelajaran mereka. Semoga semangat kebersamaan dan rasa syukur yang ditunjukkan oleh anak-anak dan guru-guru TK Aghia Wacana menjadi inspirasi bagi kita semua.

Mari kita bersama-sama mendukung dan menghidupi lembaga pendidikan yang ada di sekitar kita, agar mereka dapat terus berkembang dan membawa dampak positif bagi generasi masa depan. Tuhan memberkati.

 

Sumber: https://www.youtube.com/live/WbSeglCnsTo